Ciamis – Infonesiia,5 September 2026.Rangkaian acara seni budaya Nyiar Lumar 2026 yang digelar di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, budayawan, serta para pendukung pelestarian budaya daerah.
Salah satu tokoh yang turut hadir sekaligus memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini adalah Linda Praja, pemilik Dapur SPPG Shanum Satu dan Shanum Dua, sekaligus pengelola Yayasan Putri Praja Mandiri. Beliau turut mendampingi seluruh rangkaian acara, dimulai dari pembukaan di halaman Kecamatan Kawali, berlanjut menuju Situs Astana Gede Kawali, hingga puncak acara yang akan ditutup dengan penampilan Ronggeng Biraspi. Selain kehadirannya, Linda Praja juga turut menjadi donatur kegiatan ini sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan acara.
Dalam kesempatan tersebut, Linda Praja menyampaikan pernyataannya:
“Budaya adalah jati diri dan warisan leluhur yang harus terus kita jaga dan lestarikan bersama. Kehadiran serta dukungan yang saya berikan adalah bentuk kepedulian agar tradisi dan kearifan lokal kita tetap hidup, dikenal, dan dicintai oleh generasi penerus. Semoga Nyiar Lumar terus berjalan dan semakin menjadi kebanggaan masyarakat Kawali dan Kabupaten Ciamis pada umumnya,” ujar Linda Praja.
Keterlibatan serta dukungan yang diberikan menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau para seniman semata, melainkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh dan pelaku usaha di lingkungan sekitar. Diharapkan semangat kebersamaan yang terjalin dalam Nyiar Lumar 2026 dapat terus dirawat, sehingga budaya daerah tetap lestari dan menjadi kebanggaan bersama.
Ujang Aep
