Ciamis – Infonesiia
Upaya memperkuat pendidikan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat terus digalakkan PKBM Menuju Makmur, yang berkedudukan di Desa Cintangara, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis. Pada Sabtu, 19 September 2026, lembaga ini menggelar pelatihan keterampilan pembuatan batik tulis sebagai wujud nyata pengembangan pendidikan vokasi bagi warga sekitar.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan tempat belajar PKBM Menuju Makmur ini diikuti secara antusias oleh peserta dari jalur pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, hingga Paket C. Pelatihan tersebut merupakan bagian resmi dari program Pembinaan Kelembagaan bagi Peserta Didik Pendidikan Kesetaraan Tahun 2026.
Berbeda dengan pembelajaran yang hanya berhenti di ruang teori, para peserta langsung dipandu mempraktikkan cara membuat motif batik secara langsung di atas kain. Tujuannya bukan sekadar menguasai keindahan seni, melainkan membekali setiap warga belajar dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi nyata.
“Kami menginginkan lulusan PKBM tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keahlian yang bermanfaat dan dapat diandalkan. Batik tulis adalah warisan kearifan lokal yang indah, sekaligus bisa menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan bagi warga di wilayah Panjalu,” ujar Didi Koswara, S.Ag., selaku pimpinan PKBM Menuju Makmur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir pengrajin-pengrajin batik baru dari kalangan pendidikan kesetaraan. Keterampilan ini kelak dapat menjadi bekal mandiri untuk berwirausaha, sekaligus melestarikan dan mengangkat kekayaan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.
Ujang Aep
